Notes.
WorksExpertiseExperience
All Notes

Folders

HSI
Notes
HSI
Belajar Tauhid
Halaqah 15 – Sihir

Halaqah 15 – Sihir

G
Ghifari
2026-06-07•3 min read
🎙️Speaker: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه الله تعالى

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-15 dari Silsilah Ilmiyyah Belajar Tauhid adalah tentang “Sihir”

Ayyuhal Ikhwah.. Sihir bermacam-macam jenisnya dan sihir yang merupakan kesyirikan adalah sihir yang terjadi dengan meminta pertolongan kepada syetan, dan syetan tidak akan menolong seseorang kecuali setelah melakukan perkara yg dia ridhoi yaitu:

  • Kufur kepada Allâh ﷻ
  • Kafir kepada Allâh ﷻ

Dengan cara menyerahkan sebagaian ibadah kepada syetan tersebut atau dengan menghina Al-Qur’an atau dengan mencela agama dan lain-lain. Allâh ﷻ berfirman:

وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ Nَّاسَ السِّحْرَ

“Dan bukanlah sulaiman yang kafir akan tetapi syetan-syetanlah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia” (QS. Al-Baqarah: 102)

Rasulullâh ﷺ bersabda yang artinya:

“Jauhilah 7 perkara yang membinasakan, para sahabat bertanya “Ya Rasulullâh apa 7 perkara tersebut? Maka beliau Shalallâhu ‘alaihi Wasallam mengatakan: “Syirik kepada Allâh, Sihir, dan seterusnya”.” (Muttafaqun Alaih)

Hukuman Tukang Sihir

Hukuman bagi seorang tukang sihir jenis ini adalah hukuman mati, bila dia tidak bertobat, sebagaimana telah dicontohkan oleh para sahabat Nabi ﷺ. Yang berhak melakukan hukuman tersebut adalah pemerintah yang sah dan bukan individu.

Mempelajari sihir termasuk perkara yang diharamkan bahkan sebagian ulama menghukumi pelakunya keluar dari islam. Demikian pula, meminta supaya disihirkan juga perbuatan yang haram. Karena Rasulullâh ﷺ mengabarkan bukan termasuk pengikut beliau orang yang menyihir dan orang minta disihirkan. Sebagaimana dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Al-Bazzar dalam musnadnya dan dishohihkan oleh syeikh Albani rahimahullâh.

Cara Membentengi Diri dari Sihir

Seorang muslim hendaknya mengambil sebab untuk membentengi diri dari sihir, diantaranya:

Dzikir-Dzikir yang Disyariatkan
  • Dzikir pagi dan petang
  • Dzikir setelah sholat 5 waktu
  • Dzikir akan tidur
  • Dzikir mau makan
  • Dzikir masuk rumah dan keluar rumah
  • Dzikir masuk kamar kecil dan keluar kamar kecil
Membersihkan Diri dan Rumah dari Perkara yang Membuat Ridho Syetan
  • Jimat-jimat
  • Musik-musik
  • Gambar-gambar makhluk bernyawa dan lain-lain.

Dan apabila qadarullâh terkena sihir maka hendaknya dia bersabar, merendahkan diri kepada Allâh ﷻ memohon dari-Nya kesembuhan, dan berpegang dengan ruqyah-ruqyah yang disyariatkan. Dan jangan sekali-kali dia berusaha untuk menghilangkan sihir dengan cara meminta bantuan jin, baik secara langsung, maupun lewat dukun, paranormal dan semisal mereka.

Semoga Allâh ﷻ melindungi kita dan keluarga kita dari semua kejelekan di dunia dan juga di akhirat. Aamiin..

Itulah halaqah yang ke-15 dan sampai bertemu kembali pada halaqah yang selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

← Previous NoteHalaqah 14 – Berlebihan Terhadap Orang Shalih Pintu KesyirikanNext Note →Halaqah 16 – Perdukunan

End of Note

Barakallahu feekum...

Back to list