Notes.
WorksExpertiseExperience
All Notes

Folders

HSI
Notes
HSI
Belajar Tauhid
Halaqah 14 – Berlebihan Terhadap Orang Shalih Pintu Kesyirikan

Halaqah 14 – Berlebihan Terhadap Orang Shalih Pintu Kesyirikan

G
Ghifari
2026-06-07•2 min read
🎙️Speaker: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه الله تعالى

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-14 dari Silsilah Ilmiyyah Belajar Tauhid adalah tentang “Berlebihan Terhadap Orang Shalih Pintu Kesyirikan”

Orang yang sholih adalah orang yang baik karena mengikuti syariat Allâh ﷻ baik dalam hal Aqidah, Ibadah maupun Muamalah. Mereka memiliki derajat yang berbeda-beda di sisi Allâh ﷻ. Kita sebagai seorang muslim diperintahkan untuk mencintai mereka, kita juga diperintahkan untuk mengikuti jejak mereka dalam kebaikan.

Berteman dan bermajelis dengan mereka adalah sebuah keberuntungan, membaca perjalanan hidup mereka bisa menambah keimanan dan meneguhkan hati kita, Menghormati mereka adalah diperintahkan selama masih dalam batas-batas yang diizinkan agama.

Namun, berlebih-lebihan terhadap orang yang sholih seperti mendudukan mereka diatas kedudukannya sebagai manusia, atau menyifati mereka dengan sifat-sifat yg tidak pantas kecuali untuk Allâh ﷻ, maka ini hukumnya haram, tidak diperbolehkan menurut agama.

Karena menjadi pintu terjadinya kesyirikan dan penyerahan sebagian ibadah kepada selain Allâh ﷻ. Mencintai Rasulullâh ﷺ melebihi cinta kita kepada orang tua, anak dan semua manusia adalah sebuah kewajiban agama.

Sebagaimana dalam hadits. Namun beliau melarang kita berlebih-lebihan terhadap beliau dengan mendudukkan beliau diatas kedudukan beliau sebenarnya yaitu sebagai seorang Hamba Allâh ﷻ dan Rasul. Beliau ﷺ bersabda:

لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ

“Janganlah kalian berlebih-lebihan terhadapku, sebagaimana orang-orang nasrani berlebih-lebihan terhadap ‘Isa ibnu Maryam. Sesungguhnya aku adalah hamba-Nya, maka katakanlah hamba Allâh dan Rasul-Nya.” (HR. Al-Bukhori)

Beliau adalah seorang hamba maka tidak boleh disembah dan Beliau adalah seorang Rasul maka tidak boleh dicela dan diselisihi. Apabila berlebih-lebihan terhadap sebaik-baik manusia yaitu Rasulullâh ﷺ tidak diperbolehkan, maka bagaimana dengan yang lain?

Bentuk Ghuluw Terhadap Orang Shalih

Di antara bentuk ghuluw (berlebih-lebihan) terhadap orang-orang sholih adalah:

  1. {b}Meyakini mereka mengetahui ilmu ghaib{/b}.
  2. {b}Membangun di atas kuburan mereka{/b}.
  3. {b}Beribadah kepada Allâh ﷻ di samping kuburan mereka{/b}, dan lain-lain.

Dan yang paling parah adalah menyerahkan sebagian ibadah kepada mereka (seperti berdo'a, meminta syafa'at, menyembelih, dll).

Semoga Allâh ﷻ melapangkan hati kita untuk menerima kebenaran.

Itulah halaqah yang ke-14 dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

← Previous NoteHalaqah 13 – Syafa’atNext Note →Halaqah 15 – Sihir

End of Note

Barakallahu feekum...

Back to list